KONSULTASI
Logo

Harga TBS Sawit Sumsel Anjlok Rp225 per Kg, Petani Plasma Terima Rp3.541

20 Oktober 2026
AuthorHendrik Khoirul
EditorHendrik Khoirul
Harga TBS Sawit Sumsel Anjlok Rp225 per Kg, Petani Plasma Terima Rp3.541

sawitsetara.co – PALEMBANG — Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani mitra atau plasma di Sumatera Selatan turun Rp225,50 per kilogram pada periode II Oktober 2026. Harga TBS untuk tanaman berumur 10–20 tahun ditetapkan sebesar Rp3.541,39 per kilogram.

Penurunan tersebut mengacu pada hasil rapat Tim Penetapan Harga Pembelian TBS Kelapa Sawit Provinsi Sumatera Selatan yang digelar pada Senin, 19 Oktober 2026, di kantor Dinas Perkebunan Provinsi Sumatera Selatan. Harga ini berlaku untuk periode 16–31 Oktober 2026.

Rapat dihadiri perwakilan Dinas Perkebunan, Biro Ekonomi Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Selatan, perusahaan mitra, serta kelembagaan pekebun, termasuk Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) dan ASPEKPIR.

Penurunan harga TBS berlangsung di tengah penetapan sejumlah komponen harga minyak sawit mentah atau crude palm oil (CPO) dan inti sawit (kernel) sebagai dasar perhitungan harga tandan buah segar petani.

Berdasarkan hasil perhitungan volume dan penjualan CPO serta inti sawit dari perusahaan mitra, harga rata-rata CPO ditetapkan sebesar Rp14.324,39 per kilogram. Sementara itu, harga rata-rata inti sawit mencapai Rp12.150,16 per kilogram.

Tim penetapan harga juga menetapkan indeks K sebesar 92,17 persen dan nilai cangkang Rp14,59 per kilogram.

Dalam mekanisme penetapan harga tersebut, standar deviasi CPO tercatat sebesar 0,54 persen. Karena nilainya lebih besar dari ambang 0,5 persen, penetapan harga CPO menggunakan sistem diskualifikasi 0,5 persen sesuai keterangan dalam dokumen penetapan.

Adapun standar deviasi inti sawit tercatat sebesar 0,72 persen. Nilai tersebut juga melampaui ambang 0,5 persen sehingga penetapan harga inti sawit tidak menggunakan sistem diskualifikasi tersebut.

tamplate

Harga TBS Berdasarkan Umur Tanaman

Harga TBS Sumatera Selatan periode II Oktober 2026 ditetapkan berdasarkan kelompok umur tanaman. Berikut daftar harga per kilogram tanpa penambahan nilai cangkang:

- Umur 3 tahun: Rp2.979,61

- Umur 4 tahun: Rp3.072,78

- Umur 5 tahun: Rp3.223,41

- Umur 6 tahun: Rp3.208,82

- Umur 7 tahun: Rp3.243,53

- Umur 8 tahun: Rp3.356,28

- Umur 9 tahun: Rp3.421,52

- Umur 10–20 tahun: Rp3.541,39

- Umur 21 tahun: Rp3.530,86

- Umur 22 tahun: Rp3.538,05

- Umur 23 tahun: Rp3.513,17

- Umur 24 tahun: Rp3.413,35

- Umur 25 tahun: Rp3.424,98

- Umur 26 tahun: Rp3.363,13

- Umur 27 tahun: Rp3.311,76

- Umur 28 tahun: Rp3.254,18

- Umur 29 tahun: Rp3.191,13

- Umur 30 tahun: Rp3.123,19

Tags:

harga TBS

Berita Sebelumnya
Investasi Nagan Raya Tembus Rp41 Miliar, Sawit dan Industri CPO Jadi Motor Utama

Investasi Nagan Raya Tembus Rp41 Miliar, Sawit dan Industri CPO Jadi Motor Utama

Dari total investasi tersebut, sektor perkebunan dan pertanian kelapa sawit menyumbang nilai terbesar, yakni Rp24,5 miliar. Sementara itu, industri CPO mencatatkan investasi sebesar Rp13,956 miliar. Jika digabungkan, kedua sektor berbasis kelapa sawit ini berkontribusi sekitar Rp38,46 miliar atau lebih dari 93% terhadap total investasi yang dilaporkan.

19 Oktober 2026Berita

Berita Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *